Setelah usai lebih dari seminggu, namun pemilihan umum (pemilu) yang diadakan tanggal 9 April 2009 meninggalkan kenangan yang mendalam. Mendalam yang cukup manis bagi caleg-caleg yang melenggang duduk di kursi “empuk” dewan. Kenangan yang pahit bagi caleg-caleg yang gagal maju dan tidak dapat kursi di dewan. Hal yang ditakutkan adalah ketika caleg-caleg yang tidak mendapat kursi di gedung dewan, mereka beramai-ramai membawa kursi dari rumahnya untuk diletakkan di gedung dewan (he…he…he…)
Banyak caleg yang seketika mengetahui suara dukungannya untuk menjadi caleg tidak memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan langsung frustasi. Seperti prediksi banyak pihak bahwa pemilu kali ini akan menghasilkan banyak caleg yang stress akibat tidak terpilih. Berikut daftar beberapa caleg yang stress, mengambil jalan pintas dan sebagainya akibat tidak terpilih menjadi anggota dewan (disarikan dari beberapa sumber).
1. kristofer Maakh, caleg partai G****R nomor urut 10 untuk DPRD Kupang kalut dan nekat menghabisi dirinya dengan menabrakkan sepeda motor di Jalan Timor, Desa Naibohat, Kabupaten Kupang, NTT
2. M. Dahlan, caleg P**N untuk DPRD Kabupaten Bulukumba, Sulsel, menyegel SDN 256 Kajang selama dua hari setelah perolehan suaranya tipis.
3. SH, caleg P*B untuk DPRD Banjar, Jawa Barat nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri bersama bayi yang dikandungnya.
4. Maswati, caleg P**I nomor urut 2 untuk DPRD Tasikmalaya, meninggal secara mendadak dirumahnya diduga serangan jantung akibat perolehan suaranya tipis.
5. Puluhan caleg plus tim sukses masuk ke rehabilitasi Mental, Sosial dan Narkoba Bungkanel, Banyumas. Feb, salah satu caleg bahkan masih berorasi kampanye di kamar pengobatan
6. Sedikitnya 10 caleg yang gagal menembus DPRD dan Kabupaten di sekitar Cirebon menjalani terapi di Majelis Dzikir Darul Lukman, Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Cirebon asuhan Ustadz H.M. Ujang Bustomi.
7. TG, caleg yang masih duduk di kursi DPRD Sumatera Utara mulai jarang masuk kantor setelah gagal untuk duduk kembali sebagai anggota dewan. Padahal dia sudah menghabiskan dana kampanye Rp 100 Juta
8. Djuhaedi Umbara, Ketua DPC R*******N Demak stroke pasca pemilu setelah mengetahui suara partainya jeblok.
Tuuu lah, siapa juga yang nyuruh jadi caleg. Jadi anggota legislatif tu bukan lahan untuk mencari penghasilan baru, tapi menjalankan dan melaksanakan amanah rakyat banyak. Kalau sudah materi orientasinya, apapun dilakukan, semua cara dikerahkan. Mengeluarkan modal banyak dengan harapan bisa jadi anggota dewan, ketika ndak terpilih jadi stress dan gila. Ya mudah-mudahan saja yang jadi anggota dewan sekarang bisa amanah dalam menjalankan tanggung jawab yang dipercayakan rakyat. Semoga.


Oleh : Ust. Rahmat Abdullah

Inovasi dalam dunia iptek nampaknya takkan pernah berhenti. Salah satu bidang yang giat berkembang saat ini adalah pencarian energi alternatif. Maklum, dunia saat ini sedang dilanda krisis energi.





.jpg)

