<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>::.FauziAmri.::</title>
	<atom:link href="http://fauziamri.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fauziamri.wordpress.com</link>
	<description>Berusaha Memaknai Hidup Agar Lebih Hidup</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 17:16:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='fauziamri.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>::.FauziAmri.::</title>
		<link>http://fauziamri.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://fauziamri.wordpress.com/osd.xml" title="::.FauziAmri.::" />
	<atom:link rel='hub' href='http://fauziamri.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Setelah Sekian Lama</title>
		<link>http://fauziamri.wordpress.com/2010/05/08/setelah-sekian-lama/</link>
		<comments>http://fauziamri.wordpress.com/2010/05/08/setelah-sekian-lama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 May 2010 13:57:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fauziamri</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauziamri.wordpress.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan pertama setelah sekian lama. Semua orang bisa bicara masalah politik. Tukang becak, tukang bakso, orang kadai atau orang lapau, semua bisa memberikan argumen tentang dunia politik yang terjadi. Mulai dari politik luar negeri hingga politik nagari. Semuanya bisa berbicara.  Sebab terkadang politik itu sederhana, tanpa rumit panjang dan tidak perlu putar otak. Yang penting [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=245&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan pertama setelah sekian lama.</p>
<p>Semua orang bisa bicara masalah politik. Tukang becak, tukang bakso, orang kadai atau orang lapau, semua bisa memberikan argumen tentang dunia politik yang terjadi. Mulai dari politik luar negeri hingga politik nagari. Semuanya bisa berbicara.  Sebab terkadang politik itu sederhana, tanpa rumit panjang dan tidak perlu putar otak. Yang penting jago berbicara, bisa analisa sedikit dah jadi. Tapi tak semua orang bisa berbicara yang lebih spesifik dan lebih rumit. Itulah kegemaranku saat ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fauziamri.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fauziamri.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fauziamri.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fauziamri.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fauziamri.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fauziamri.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fauziamri.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fauziamri.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fauziamri.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fauziamri.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fauziamri.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fauziamri.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fauziamri.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fauziamri.wordpress.com/245/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=245&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauziamri.wordpress.com/2010/05/08/setelah-sekian-lama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d88c2b8f9724ca5a34a36587a3ff0df5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fauzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEMATIAN HATI</title>
		<link>http://fauziamri.wordpress.com/2010/01/09/kematian-hati-2/</link>
		<comments>http://fauziamri.wordpress.com/2010/01/09/kematian-hati-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 02:26:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fauziamri</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauziamri.wordpress.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf shalat layaknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=243&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya.</p>
<p>Banyak orang cepat datang ke shaf shalat layaknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi.</p>
<p>Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri.</p>
<p>Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.</p>
<p>Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang.</p>
<p>Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa. Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.</p>
<p>Asshiddiq Abu Bakar Ra. selalu gemetar saat dipuji orang. &#8220;Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidaktahuan mereka&#8221;, ucapnya lirih.</p>
<p>Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana, lalu ia lupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan sebagian menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan mengklaim amalnya sangat banyak. Dan ada orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal dan menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidaksesuaian amal mereka dengan lamunan pribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang. Mereka telah menukar kerja dengan kata.</p>
<p>Dimana kau letakkan dirimu?</p>
<p>Saat kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan takut.</p>
<p>Sesudah pengalaman dan ilmu makin bertambah, engkaupun berani tampil di depan seorang kaisar tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa. Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat ma&#8217;siat menggodamu dan engkau meni&#8217;matinya?</p>
<p>Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa jenjang kedewasaan ruhani meninggi. Rasa malu kepada ALLAH, dimana kau kubur dia ?</p>
<p>Di luar sana rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung. Ini potret negerimu : 228.000 remaja mengidap putau. Dari 1500 responden usia SMP &amp; SMU, 25 % mengaku telah berzina dan hampir separohnya setuju remaja berhubungan seks di luar nikah asal jangan dengan perkosaan. Mungkin engkau mulai berfikir &#8220;Jamaklah, bila aku main mata dengan aktifis perempuan bila engkau laki-laki atau sebaliknya di celah-celah rapat atau berdialog dalam jarak sangat dekat atau bertelepon dengan menambah waktu yang tak kauperlukan sekedar melepas kejenuhan dengan canda jarak jauh&#8221; Betapa jamaknya &#8216;dosa kecil&#8217; itu dalam hatimu.<br />
Kemana getarannya yang gelisah dan terluka dulu, saat &#8220;TV Thaghut&#8221; menyiarkan segala &#8220;kesombongan jahiliyah dan maksiat&#8221;?</p>
<p>Saat engkau muntah melihat laki-laki (banci) berpakaian perempuan, karena kau sangat mendukung ustadzmu yang mengatakan &#8221; Jika ALLAH melaknat laki-laki berbusana perempuan dan perempuan berpakaian laki-laki, apa tertawa riang menonton akting mereka tidak dilaknat ?&#8221;<br />
Ataukah taqwa berlaku saat berkumpul bersama, lalu yang berteriak paling lantang &#8220;Ini tidak islami&#8221; berarti ia paling islami, sesudah itu urusan tinggallah antara engkau dengan dirimu, tak ada ALLAH disana? Sekarang kau telah jadi kader hebat.Tidak lagi malu-malu tampil.</p>
<p>Justeru engkau akan dihadang tantangan: sangat malu untuk menahan tanganmu dari jabatan tangan lembut lawan jenismu yang muda dan segar. Hati yang berbunga-bunga didepan ribuan massa.</p>
<p>Semua gerak harus ditakar dan jadilah pertimbanganmu tergadai pada kesukaan atau kebencian orang, walaupun harus mengorbankan nilai terbaik yang kau miliki. Lupakah engkau, jika bidikanmu ke sasaran tembak meleset 1 milimeter, maka pada jarak 300 meter dia tidak melenceng 1 milimeter lagi ? Begitu jauhnya inhiraf di kalangan awam, sedikit banyak karena para elitenya telah salah melangkah lebih dulu.</p>
<p>Siapa yang mau menghormati ummat yang &#8220;kiayi&#8221;nya membayar beberapa ratus ribu kepada seorang perempuan yang beberapa menit sebelumnya ia setubuhi di sebuah kamar hotel berbintang, lalu dengan enteng mengatakan &#8220;Itu maharku, ALLAH waliku dan malaikat itu saksiku&#8221; dan sesudah itu segalanya selesai, berlalu tanpa rasa bersalah?</p>
<p>Siapa yang akan memandang ummat yang da&#8217;inya berpose lekat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan &#8220;Ini anakku, karena kedudukan guru dalam Islam adalah ayah, bahkan lebih dekat daripada ayah kandung dan ayah mertua&#8221; Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai &#8216;alimullisan (alim di lidah)? Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama?</p>
<p>Apa beda seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rekan perempuan dalam aktifitas da&#8217;wahnya? Akankah kau andalkan penghormatan masyarakat awam karena statusmu lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir ? Bila demikian, koruptor macam apa engkau ini? Pernah kau lihat sepasang mami dan papi dengan anak remaja mereka.</p>
<p>Tengoklah langkah mereka di mal. Betapa besar sumbangan mereka kepada modernisasi dengan banyak-banyak mengkonsumsi produk junk food, semata-mata karena nuansa &#8220;westernnya&#8221; . Engkau akan menjadi faqih pendebat yang tangguh saat engkau tenggak minuman halal itu, dengan perasaan &#8220;lihatlah, betapa Amerikanya aku&#8221;.<br />
Memang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah engkau punya harga diri.<br />
Mahatma Ghandi memimpin perjuangan dengan memakai tenunan bangsa sendiri atau terompah lokal yang tak bermerk. Namun setiap ia menoleh ke kanan, maka 300 juta rakyat India menoleh ke kanan. Bila ia tidur di rel kereta api, maka 300 juta rakyat India akan ikut tidur disana.</p>
<p>Kini datang &#8220;pemimpin&#8221; ummat, ingin mengatrol harga diri dan gengsi ummat dengan pameran mobil, rumah mewah, &#8220;toko emas berjalan&#8221; dan segudang asesori. Saat fatwa digenderangkan, telinga ummat telah tuli oleh dentam berita tentang hiruk pikuk pesta dunia yang engkau ikut mabuk disana. &#8220;Engkau adalah penyanyi bayaranku dengan uang yang kukumpulkan susah payah. Bila aku bosan aku bisa panggil penyanyi lain yang kicaunya lebih memenuhi seleraku&#8221;</p>
<p><a href="http://pk-sejahtera.org/v2/main.php?op=isi&amp;id=6283">KH. Rahmat Abdullah</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fauziamri.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fauziamri.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fauziamri.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fauziamri.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fauziamri.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fauziamri.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fauziamri.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fauziamri.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fauziamri.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fauziamri.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fauziamri.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fauziamri.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fauziamri.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fauziamri.wordpress.com/243/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=243&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauziamri.wordpress.com/2010/01/09/kematian-hati-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d88c2b8f9724ca5a34a36587a3ff0df5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fauzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hadir Kembali</title>
		<link>http://fauziamri.wordpress.com/2009/11/17/hadir-kembali/</link>
		<comments>http://fauziamri.wordpress.com/2009/11/17/hadir-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 10:44:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fauziamri</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauziamri.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Setelah cukup lama menghilang dari dunia per-blog-an, kini www.fauziamri.wordpress.com hadir kembali. Begitu banyak momen-momen penting yang terjadi yang terlewatkan. Sebenarnya bukan terlewatkan, namun tak jadi terpublishkan dan terukir dalam blog ini. Pasca Pemilu Legislatif April 2009 kemarin, menjelang digelarnya “alek gadang” memilih Presiden, secara otomatis, eh manual, postingan pada www.fauziamri.wordpress.com terhenti. Banyak penyebabnya. 1. males, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=235&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Setelah cukup la<a href="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/11/4809_1156469040691_1496688111_30400747_7195396_n1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-237" title="4809_1156469040691_1496688111_30400747_7195396_n" src="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/11/4809_1156469040691_1496688111_30400747_7195396_n1.jpg?w=177&#038;h=229" alt="" width="177" height="229" /></a>ma menghilang dari dunia per-blog-an, kini <a href="http://www.fauziamri.wordpress.com/">www.fauziamri.</a><a href="http://www.fauziamri.wordpress.com/">wordpress.com</a> hadir kembali. Begitu banyak momen-momen penting yang terjadi yang terlewatkan. Sebenarnya bukan terlewatkan, namun tak jadi terpublishkan dan terukir dalam blog ini. Pasca Pemilu Legislatif April 2009 kemarin, menjelang digelarnya “alek gadang” memilih Presiden, secara otomatis, eh manual, postingan pada <a href="http://www.fauziamri.wordpress.com/">www.fauziamri.wordpress.com</a> terhenti. Banyak penyebabnya. 1. males, 2. Males, 3. Males. Wah sama semua alasannya ya. Gak kok cuma bercanda. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dan konsentrasi ke sekolah untuk sementara membuat <a href="http://www.fauziamri.wordpress.com/">www.fauziamri.wordpress.com</a> terbengkalai. Tapi kini, blog ini hadir kembali ke tengah-tengah kita semua, para “penghuni” dunia maya. Dunia para blogger. Tentunya dengan isi-isi yang mungkin akan lebih bermanfaat bagi kita semua. Kedepannya <a href="http://www.fauziamri.wordpress.com/">www.fauziamri.wordpress.com</a> akan berusaha untuk selalu update dengan postingan-postingan terbaru, seputar ilmu-ilmu yang bermanfaat bagi semua pembaca. Sebab begitu banyak peristiwa, kejadian dan berita-berita yang belum sempat terpublis dan tersiarkan kepada pembaca semua. Pemilihan presiden, penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi di Indonesia, Ramadhan dan Syawal 1430 H hingga bencana gempa bumi yang melanda Sumatera Barat beberapa waktu lalu yang notabene merupakan domisili penulis. Ada satu lagi yang luar biasa dan hampir terlewatkan. Alhamdulillah 13 November kemarin penulis dilahirkan kembali ke dunia pada usia yang ke-24. Yang jelas blog ini kembali hadir sebagai hadiah ulang tahun dari <a href="http://www.fauziamri.wordpress.com/">www.fauziamri.wordpress.com</a> untuk kita semua. Hadir dengan ulasan-ulasan dengan gayanya yang khas pada setiap permasalahan yang akan diangkatkan.</p>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:0;width:1px;height:1px;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]-->&lt;!&#8211;[if !mso]&gt;  &lt;!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &#8211;&gt; <!--[endif]--><!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} a:link, span.MsoHyperlink 	{color:blue; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{color:purple; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]-->
<p>&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Setelah cukup lama menghilang dari dunia per-blog-an, kini <a href="http://www.fauziamri.wordpress.com/">www.fauziamri.wordpress.com</a> hadir kembali. Begitu banyak momen-momen penting yang terjadi yang terlewatkan. Sebenarnya bukan terlewatkan, namun tak jadi terpublishkan dan terukir dalam blog ini. Pasca Pemilu Legislatif April 2009 kemarin, menjelang digelarnya “alek gadang” memilih Presiden, secara otomatis, eh manual, postingan pada <a href="http://www.fauziamri.wordpress.com/">www.fauziamri.wordpress.com</a> terhenti. Banyak penyebabnya. 1. males, 2. Males, 3. Males. Wah sama semua alasannya ya. Gak kok cuma bercanda. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dan konsentrasi ke sekolah untuk sementara membuat <a href="http://www.fauziamri.wordpress.com/">www.fauziamri.wordpress.com</a> terbengkalai. Tapi kini, blog ini hadir kembali ke tengah-tengah kita semua, para “penghuni” dunia maya. Dunia para blogger. Tentunya dengan isi-isi yang mungkin akan lebih bermanfaat bagi kita semua. Kedepannya <a href="http://www.fauziamri.wordpress.com/">www.fauziamri.wordpress.com</a> akan berusaha untuk selalu update dengan postingan-postingan terbaru, seputar ilmu-ilmu yang bermanfaat bagi semua pembaca. Sebab begitu banyak peristiwa, kejadian dan berita-berita yang belum sempat terpublis dan tersiarkan kepada pembaca semua. Pemilihan presiden, penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi di Indonesia, Ramadhan dan Syawal 1430 H hingga bencana gempa bumi yang melanda Sumatera Barat beberapa waktu lalu yang notabene merupakan domisili penulis. Ada satu lagi yang luar biasa dan hampir terlewatkan. Alhamdulillah 13 November kemarin penulis dilahirkan kembali ke dunia pada usia yang ke-24. Yang jelas blog ini kembali hadir sebagai hadiah ulang tahun dari <a href="http://www.fauziamri.wordpress.com/">www.fauziamri.wordpress.com</a> untuk kita semua. Hadir dengan ulasan-ulasan dengan gayanya yang khas pada setiap permasalahan yang akan diangkatkan.</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fauziamri.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fauziamri.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fauziamri.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fauziamri.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fauziamri.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fauziamri.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fauziamri.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fauziamri.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fauziamri.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fauziamri.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fauziamri.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fauziamri.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fauziamri.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fauziamri.wordpress.com/235/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=235&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauziamri.wordpress.com/2009/11/17/hadir-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d88c2b8f9724ca5a34a36587a3ff0df5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fauzi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/11/4809_1156469040691_1496688111_30400747_7195396_n1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">4809_1156469040691_1496688111_30400747_7195396_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>H1TuN9 mundur</title>
		<link>http://fauziamri.wordpress.com/2009/05/21/h1tun9-mundur-3/</link>
		<comments>http://fauziamri.wordpress.com/2009/05/21/h1tun9-mundur-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 01:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fauziamri</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauziamri.wordpress.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[detik-detik yang semakin mendekati&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=232&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>detik-detik yang semakin mendekati&#8230;<img class="alignleft size-thumbnail wp-image-231" title="1" src="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/05/1.jpg?w=106&#038;h=150" alt="1" width="106" height="150" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fauziamri.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fauziamri.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fauziamri.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fauziamri.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fauziamri.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fauziamri.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fauziamri.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fauziamri.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fauziamri.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fauziamri.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fauziamri.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fauziamri.wordpress.com/232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fauziamri.wordpress.com/232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fauziamri.wordpress.com/232/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=232&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauziamri.wordpress.com/2009/05/21/h1tun9-mundur-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d88c2b8f9724ca5a34a36587a3ff0df5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fauzi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/05/1.jpg?w=106" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>H1TuN9 mundur</title>
		<link>http://fauziamri.wordpress.com/2009/05/20/h1tun9-mundur-2/</link>
		<comments>http://fauziamri.wordpress.com/2009/05/20/h1tun9-mundur-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 00:24:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fauziamri</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauziamri.wordpress.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Semakin Penasaran, tunggu tanggal mainnya.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=227&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semakin Penasaran, tunggu tanggal mainnya.<img class="alignleft size-thumbnail wp-image-228" title="2" src="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/05/21.jpg?w=142&#038;h=150" alt="2" width="142" height="150" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fauziamri.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fauziamri.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fauziamri.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fauziamri.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fauziamri.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fauziamri.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fauziamri.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fauziamri.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fauziamri.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fauziamri.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fauziamri.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fauziamri.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fauziamri.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fauziamri.wordpress.com/227/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=227&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauziamri.wordpress.com/2009/05/20/h1tun9-mundur-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d88c2b8f9724ca5a34a36587a3ff0df5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fauzi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/05/21.jpg?w=142" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>H1TuN9 mundur</title>
		<link>http://fauziamri.wordpress.com/2009/05/18/h1tun9-mundur/</link>
		<comments>http://fauziamri.wordpress.com/2009/05/18/h1tun9-mundur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 May 2009 15:11:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fauziamri</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauziamri.wordpress.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[nantikan kejutannya&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=222&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>nantikan kejutannya&#8230;</p>
<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-224" title="3" src="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/05/31.jpg?w=124&#038;h=198" alt="3" width="124" height="198" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fauziamri.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fauziamri.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fauziamri.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fauziamri.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fauziamri.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fauziamri.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fauziamri.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fauziamri.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fauziamri.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fauziamri.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fauziamri.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fauziamri.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fauziamri.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fauziamri.wordpress.com/222/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=222&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauziamri.wordpress.com/2009/05/18/h1tun9-mundur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d88c2b8f9724ca5a34a36587a3ff0df5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fauzi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/05/31.jpg?w=95" medium="image">
			<media:title type="html">3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siapa Pendamping SBY ???</title>
		<link>http://fauziamri.wordpress.com/2009/05/01/siapa-pendamping-sby/</link>
		<comments>http://fauziamri.wordpress.com/2009/05/01/siapa-pendamping-sby/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 16:15:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fauziamri</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauziamri.wordpress.com/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[Arah koalisi partai-partai menjelang pemilihan presiden baru semakin menemukan titik terang. Yang jelas untuk saat ini sudah ada beberapa nama yang mendaulat dirinya untuk maju dalam “pertarungan” menuju kursi orang nomor 1 di negeri ini. Menurut telusuran www.fauziamri.wordpress.com ada beberapa nama yang akan muncul sebagai capres, yaitu : 1. Jusuf kalla – Wiranto 2. Mega/Puan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=212&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Arah koalisi partai-partai menjelang pemilihan presiden baru semakin menemukan titik terang. Yang jelas untuk saat ini sudah ada beberapa nama yang mendaulat dirinya untuk maju dalam “pertarungan” menuju kursi orang nomor 1 di negeri ini. Menurut telusuran <a href="http://www.fauziamri.wordpress.com/">www.fauziamri.wordpress.com</a> ada beberapa nama yang akan muncul sebagai capres, yaitu : </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>1. </strong><strong>Jusuf kalla – Wiranto</strong></p>
<p><strong>2. </strong><strong>Mega/Puan – Prabowo Subiyanto</strong></p>
<p><strong>3. </strong><strong>SBY &#8211; ???</strong></p>
<p><strong>Dari tiga nama prediksi di atas, yang masih belum jelas menemukan pendamping sampai sekarang adalah SBY, walaupun sebenarnya dua nama lainnya juga belum pasti, tapi dari komunikasi politik yang dilakukan menemukan indikasi koalisi yang begitu kuat. </strong></p>
<p><strong>Nah, untuk penentuan partai mana yang akan mendampingi SBY yang notabene dicalonkan oleh Demokrat untuk pilpres esok masih belum jelas sebab begitu banyaknya partai yang tertarik untuk “meminang” Demokrat mengingat perolehan suara mereka yang begitu besar ketika pemilu kemarin. Ada PAN, PPP, PKB dan juga PKS yang merupakan partai urutan keempat pemilu kemarin. </strong></p>
<p><strong>Ada sebuah rumusan menarik untuk menentukan partai mana yang akan mendampingi SBY dan Demokrat dalam pilpres nanti. Analogi rumusnya sebagai berikut : sebelumnya Demokrat (SBY-red) berpasangan dengan Jusuf Kalla. Lalu berdasarkan hasil Rapimnassus, Golkar sepakat mencalonkan kadernya dalam hal ini JK sebagai capres. Jadi Golkar secara otomatis memisahkan diri dari koalisi yang telah mereka bangun sejak 2004 kemarin. Pada pemilu 2009 ini, Demokrat memiliki nomor urut partai 31 dan Golkar memiliki nomor urut 23. Jika keluarnya Golkar dari koalisi sebelumnya sama dengan pengurangan, maka yang menjadi pendamping SBY dapat ditentukan dengan perhitungan berikut : </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong><strong>31 – 23 = 8</strong><strong></strong></p>
<p><strong>Nah, jadi yang mendampingi Demokrat &amp; SBY pada pilpres nanti adalah partai dengan nomor urut 8. Partai itu adalah PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Cukup masuk akal bukan </strong><strong> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-213" title="demokrat-pks" src="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/05/demokrat-pks.jpg?w=430&#038;h=120" alt="demokrat-pks" width="430" height="120" /></strong><strong></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fauziamri.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fauziamri.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fauziamri.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fauziamri.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fauziamri.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fauziamri.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fauziamri.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fauziamri.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fauziamri.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fauziamri.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fauziamri.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fauziamri.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fauziamri.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fauziamri.wordpress.com/212/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=212&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauziamri.wordpress.com/2009/05/01/siapa-pendamping-sby/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d88c2b8f9724ca5a34a36587a3ff0df5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fauzi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/05/demokrat-pks.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">demokrat-pks</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Virus Flu Babi, Sumber Ketakutan Manusia Saat Ini</title>
		<link>http://fauziamri.wordpress.com/2009/04/30/virus-flu-babi-sumber-ketakutan-manusia-saat-ini/</link>
		<comments>http://fauziamri.wordpress.com/2009/04/30/virus-flu-babi-sumber-ketakutan-manusia-saat-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 00:10:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fauziamri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauziamri.wordpress.com/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[Merebaknya virus flu babi di negara-negara barat,seperti Amerika, Meksiko dan negara-negara tetangganya telah membuat mereka kocar-kacir. Mengapa tidak, baru dalam hitungan hari saja flu ini menyebar, sudah banyak korban yang berjatuhan. Ketakutan ini juga cukup beralasan, sebab sejak dari dahulu barat memang selalui takut terhadap yang namanya serangan senjata biologis, bukan serangan senjata organic (senjata-senjata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=206&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-207" title="flu-3d" src="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/04/flu-3d.gif?w=242&#038;h=235" alt="flu-3d" width="242" height="235" /></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;">Merebaknya virus flu babi di negara-negara barat,seperti Amerika, Meksiko dan negara-negara tetangganya telah membuat mereka kocar-kacir. Mengapa tidak, baru dalam hitungan hari saja flu ini menyebar, sudah banyak korban yang berjatuhan. Ketakutan ini juga cukup beralasan, sebab sejak dari dahulu barat memang selalui takut terhadap yang namanya serangan senjata biologis, bukan serangan senjata organic (senjata-senjata mesin). Ada virus Anthrax yang merebak ketika Amerika menyerang Afghanistan untuk melumpuhkan Thaliban. Bahkan virus ini lebih ditakuti Amerika ketimbang pasukan Mujahidin Afghanistan sendiri. Kemudian mucul virus H5N1 atau yang lebih dikenal dengan virus flu burung. Virus ini merebak hebat di Asia sehingga kondisi ini membuat Amerika mengeluarkan aturan yang begitu ketatnya bagi orang Asia yang akan datang ke Amerika. Sekarang muncul virus flu babi yang berawal dari Meksiko dan akhirnya merebak ke negara-negara Amerika lainnya. Walaupun menurut Departemen Kesehatan virus flu babi ini tidak seganas dan separah virus flu burung, namun tingkat ketakutan Amerika begitu kuat terhadap virus ini. Bahkan disinyalir virus ini akan menjadi endemic di Amerika. Bagi negara-negara yang belum terjangkiti virus ini, terutama wilayah Asia, termasuk Indonesia akankah melakukan sikap sama seperti Amerika ketika Asia terjangkiti virus H5N1, melakukan aturan ketat bagi warga Amerika yang notabene sekarang menjadi penyebar virus flu babi untuk masuk ke wilayahnya (Asia, termasuk Indonesia) dan menghalangi penyebaran virus ini di wilayah Indonesia ? Kita lihat saja nanti. <span> </span></span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fauziamri.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fauziamri.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fauziamri.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fauziamri.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fauziamri.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fauziamri.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fauziamri.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fauziamri.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fauziamri.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fauziamri.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fauziamri.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fauziamri.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fauziamri.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fauziamri.wordpress.com/206/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=206&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauziamri.wordpress.com/2009/04/30/virus-flu-babi-sumber-ketakutan-manusia-saat-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d88c2b8f9724ca5a34a36587a3ff0df5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fauzi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/04/flu-3d.gif?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">flu-3d</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Para Pemimpin Parpol dan Pejabat Caliak lah kasiko Saketek</title>
		<link>http://fauziamri.wordpress.com/2009/04/27/pemimpin-partai-pejabat-caliaklah-kasiko-stek/</link>
		<comments>http://fauziamri.wordpress.com/2009/04/27/pemimpin-partai-pejabat-caliaklah-kasiko-stek/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 16:30:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fauziamri</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauziamri.wordpress.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[Kini ko ha dunia makin aneh se, kadang kalo’ awak pikia-pikia yo, paniang surang se awaknyo. Tu manga jo awak pikia lai, rancak dilalui se lai. Apo lai iduik di nagari aneh ko ha. So jalani se dengan sungguah-sungguah sambia batawaka ka Allah. Caliak se kini ko kan musimnya pemilu. Apo tu ? yang jaleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=193&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-194" title="presiden_indonesia" src="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/04/presiden_indonesia.jpg?w=236&#038;h=169" alt="presiden_indonesia" width="236" height="169" /></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;">Kini ko ha dunia makin aneh se, kadang kalo’ awak pikia-pikia yo, paniang surang se awaknyo. Tu manga jo awak pikia lai, rancak dilalui se lai. Apo lai iduik di nagari aneh ko ha. <span> </span>So jalani se dengan sungguah-sungguah sambia batawaka ka Allah.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;"><span> </span>Caliak se kini ko kan musimnya pemilu. Apo tu ? yang jaleh ndak karupuak do. Pamilu tu tampek awak miliah wakie tuk duduak mewakiakan suaro awak di pemerintahan. Tapi kadang awak indak miliah wakie awak do, awak miliah wakie inyo surang, kadang pulo awak miliah tukang ota, tu makonyo, hati-hati miliah wakie di parlemen. Kalo itu lah liwat. </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;"><span> </span>Kini ko nagari awak ko sadang dipaniangan eh salah disibuakan dengan pamilihan urang nomor satu alias presiden nagari ko. Caliak se kini ko pimpinan-pimpinan parpol, bahkan jo pemerintahan surang lah sibuak galang sinan-koalisi siko tuk cari dukungan. <span> </span>Tapi nan disayangan mangapa dek banyakna yang nio duduk di <em>Hot Seat</em> urang nomor satu, banyak manzholimi rakyat. Iko terutamo untuak para pejabat nagari yang kini sato jo mancalonkan diri menjadi presiden. Antah dek sibuak galang koalisi, cari dukungan ato dek ndak ado program karajo nan ka dikarajoan lai, rakyat dipadiaan se. Padahal masih banyak nan harus dikarajoan. Tapi caliak lah kini, para pemimpin tu sibuak dengan koalisi-kualinyo. <span> </span>Ba kaba Lumpur lapindo, ba carito TKI awak nan di lua nagari, ba lapangan karajo di nagari sendiri, masih banyak yang lain. Seolah-olah itu ilang se mah, bantuak ndak ado kejadian. Galang koalisi buliah, tapi jan lupo rakyat. Apolai kini ko presiden jo wapresnyo samo-samo mencalonkan jadi presiden pulo, takuiknyo, indak ka salasai karajo mereka tu. <span> </span>Kini se kaduonyo dikabarkan “bacakak” liak. Tapi antahlah. </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;"><span> </span>Tuk pimpinan-pimpinan parpol yang kini juga turuik galang koalisi sinan-koalisi siko, jan jual “kombur” se beko pas kampanye. Alah bosen rakyat ko dengan janji-janji se. Rakyat butuh tindakan nyato segera.!</span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fauziamri.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fauziamri.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fauziamri.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fauziamri.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fauziamri.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fauziamri.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fauziamri.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fauziamri.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fauziamri.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fauziamri.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fauziamri.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fauziamri.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fauziamri.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fauziamri.wordpress.com/193/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=193&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauziamri.wordpress.com/2009/04/27/pemimpin-partai-pejabat-caliaklah-kasiko-stek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d88c2b8f9724ca5a34a36587a3ff0df5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fauzi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fauziamri.files.wordpress.com/2009/04/presiden_indonesia.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">presiden_indonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Harus Kartini? (Menguak Fakta di Balik Hari Kartini)</title>
		<link>http://fauziamri.wordpress.com/2009/04/26/mengapa-harus-kartini-menguak-fakta-di-balik-hari-kartini/</link>
		<comments>http://fauziamri.wordpress.com/2009/04/26/mengapa-harus-kartini-menguak-fakta-di-balik-hari-kartini/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 22:33:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fauziamri</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauziamri.wordpress.com/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 21 April kemarin Indonesia kembali memperingati lahirnya seorang sosok wanita yang katanya merupakan tokoh wanita pelepas wanita-wanita pada masanya dari keterkungkungan, keterbelakangan, yang hanya tahu sumur, kasur dan dapur saja. Ya, Kartini, sosok wanita yang menjadi sumber inspirasi bagi para wanita untuk mendapatkan kesamaan derajat dan kedudukan dengan kaum pria, bebas mengekspresikan dirinya, bebas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=187&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if !mso]&gt; &lt;!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p><!--[endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Comic Sans MS"; 	panose-1:3 15 7 2 3 3 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:script; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} span.fullpost 	{mso-style-name:fullpost;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --></p>
<p><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:&quot;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;"><span> </span>Tanggal 21 April kemarin Indonesia kembali memperingati lahirnya seorang sosok wanita yang katanya merupakan tokoh wanita pelepas wanita-wanita pada masanya dari keterkungkungan, keterbelakangan, yang hanya tahu sumur, kasur dan dapur saja. Ya, Kartini, sosok wanita yang menjadi sumber inspirasi bagi para wanita untuk mendapatkan kesamaan derajat dan kedudukan dengan kaum pria, bebas mengekspresikan dirinya, bebas memperoleh pendidikan tinggi tanpa batas, bebas sebebas yang dilakukan laki-laki. Namun tahukah kita fakta yang sesungguhnya tentang penonjolan Kartini sebagai tokoh wanita Indonesia? Mungkin sangat sedikit yang mengetahuinya. Mengapa harus Kartini? Apakah tidak ada wanita lain yang lebih kokoh, tangguh, tegar dan luar biasa. Ada Cut Nyak Dien dari Aceh, ada Rohana Kudus dari Minang dan masih banyak wanita luar biasa lainnya. </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Ada yang menarik pada Jurnal Islamia (INSISTS-Republika) edisi 9 April 2009 lalu. Dari empat halaman jurnal berbentuk koran yang membahas tema utama tentang Kesetaraan Gender, ada tulisan sejarawan Persis Tiar Anwar Bahtiar tentang Kartini. Judulnya: “Mengapa Harus Kartini?” Sejarawan yang menamatkan magister bidang sejarah di Universitas Indonesia ini mempertanyakan: Mengapa Harus Kartini? Mengapa setiap 21 April bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini? Apakah tidak ada wanita Indonesia lain yang lebih layak ditokohkan dan diteladani dibandingkan Kartini?</span></strong></span><strong><span style="font-family:&quot;"><br />
<span class="fullpost">Menyongsong tanggal 21 April 2009 kali ini, sangatlah relevan untuk membaca dan merenungkan artikel yang ditulis oleh Tiar Anwar Bahtiar tersebut. Tentu saja, pertanyaan bernada gugatan seperti itu bukan pertama kali dilontarkan sejarawan. Pada tahun 1970-an, di saat kuat-kuatnya pemerintahan Orde Baru, guru besar Universitas Indonesia, Prof. Dr. Harsja W. Bachtiar pernah menggugat masalah ini. Ia mengkritik &#8216;pengkultusan&#8217; R.A. Kartini sebagai pahlawan nasional Indonesia. </span><span class="fullpost">Dalam buku Satu Abad Kartini (1879-1979), (Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1990, cetakan ke-4), Harsja W. Bahtiar menulis sebuah artikel berjudul “Kartini dan Peranan Wanita dalam Masyarakat Kita”. Tulisan ini bernada gugatan terhadap penokohan Kartini. “Kita mengambil alih Kartini sebagai lambang emansipasi wanita di Indonesia dari orang-orang Belanda. Kita tidak mencipta sendiri lambang budaya ini, meskipun kemudian kitalah yang mengembangkannya lebih lanjut,” tulis Harsja W. Bachtiar, yang menamatkan doktor sosiologinya di Harvard University.</span></span></strong><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;"> Harsja juga menggugat dengan halus, mengapa harus Kartini yang dijadikan sebagai simbol kemajuan wanita Indonesia. Ia menunjuk dua sosok wanita yang hebat dalam sejarah Indonesia. Pertama, Sultanah Seri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan Berdaulat dari Aceh dan kedua, Siti Aisyah We Tenriolle dari Sulawesi Selatan. Anehnya, tulis Harsja, dua wanita itu tidak masuk dalam buku Sejarah Setengah Abad Pergerakan Wanita Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka, 1978), terbitan resmi Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Tentu saja Kartini masuk dalam buku tersebut.</span></strong></span><strong><span style="font-family:&quot;"><br />
<span> </span><span class="fullpost">Padahal, papar Harsja, kehebatan dua wanita itu sangat luar biasa. Sultanah Safiatudin dikenal sebagai sosok yang sangat pintar dan aktif mengembangkan ilmu pengatetahuan. Selain bahasa Aceh dan Melayu, dia menguasai bahasa Arab, Persia, Spanyol dan Urdu. Di masa pemerintahannya, ilmu dan kesusastraan berkembang pesat. Ketika itulah lahir karya-karya besar dari Nuruddin ar-Raniry, Hamzah Fansuri, dan Abdur Rauf. Ia juga berhasil menampik usaha-usaha Belanda untuk menempatkan diri di daerah Aceh. VOC pun tidak berhasil memperoleh monopoli atas perdagangan timah dan komoditi lainnya. Sultanah memerintah Aceh cukup lama, yaitu 1644-1675. Ia dikenal sangat memajukan pendidikan, baik untuk pria maupun untuk wanita.</span><span class="fullpost"> Tokoh wanita kedua yang disebut Harsja Bachriar adalah Siti Aisyah We Tenriolle. Wanita ini bukan hanya dikenal ahli dalam pemerintahan, tetapi juga mahir dalam kesusastraan. B.F. Matthes, orang Belanda yang ahli sejarah Sulawesi Selatan, mengaku mendapat manfaat besar dari sebuah epos La-Galigo, yang mencakup lebih dari 7.000 halaman folio. Ikhtisar epos besar itu dibuat sendiri oleh We Tenriolle. Pada tahun 1908, wanita ini mendirikan sekolah pertama di Tanette, tempat pendidikan modern pertama yang dibuka baik untuk anak-anak pria maupun untuk wanita.</span></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-family:&quot;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;"> Penelusuran Prof. Harsja W. Bachtiar terhadap penokohan Kartini akhirnya menemukan kenyataan, bahwa Kartini memang dipilih oleh orang Belanda untuk ditampilkan ke depan sebagai pendekar kemajuan wanita pribumi di Indonesia. Mula-mula Kartini bergaul dengan Asisten-Residen Ovink suami istri. Adalah Cristiaan Snouck Hurgronje, penasehat pemerintah Hindia Belanda, yang mendorong J.H. Abendanon, Direktur Departemen Pendidikan, Agama dan Kerajinan, agar memberikan perhatian pada Kartini tiga bersaudara.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Harsja menulis tentang kisah ini: “Abendanon mengunjungi mereka dan kemudian menjadi semacam sponsor bagi Kartini. Kartini berkenalan dengan Hilda de Booy-Boissevain, istri ajudan Gubernur Jendral, pada suatu resepsi di Istana Bogor, suatu pertemuan yang sangat mengesankan kedua belah pihak.”</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Ringkasnya, Kartini kemudian berkenalan dengan Estella Zeehandelaar, seorang wanita aktivis gerakan Sociaal Democratische Arbeiderspartij (SDAP). Wanita Belanda ini kemudian mengenalkan Kartini pada berbagai ide modern, terutama mengenai perjuangan wanita dan sosialisme. Tokoh sosialisme H.H. van Kol dan penganjur “Haluan Etika” C.Th. van Deventer adalah orang-orang yang menampilkan Kartini sebagai pendekar wanita Indonesia.</span></strong></span><strong><span style="font-family:&quot;"> <!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></strong><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Lebih dari enam tahun setelah Kartini wafat pada umur 25 tahun, pada tahun 1911, Abendanon menerbitkan kumpulan surat-surat Kartini dengan judul Door Duisternis tot Lich. Kemudian terbit juga edisi bahasa Inggrisnya dengan judul Letters of a Javaness Princess. Beberapa tahun kemudian, terbit terjemahan dalam bahasa Indonesia dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran (1922).</span></strong></span><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Dalam artikelnya di Jurnal Islamia (INSISTS-Republika, 9/4/2009), Tiar Anwar Bahtiar juga menyebut sejumlah sosok wanita yang sangat layak dimunculkan, seperti Dewi Sartika di Bandung dan Rohana Kudus di Padang (kemudian pindah ke Medan). Dua wanita ini pikiran-pikirannya memang tidak sengaja dipublikasikan. Tapi yang mereka lakukan lebih dari yang dilakukan Kartini. Berikut ini paparan tentang dua sosok wanita itu, sebagaimana dikutip dari artikel Tiar Bahtiar.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Dewi Sartika (1884-1947) bukan hanya berwacana tentang pendidikan kaum wanita. Ia bahkan berhasil mendirikan sekolah yang belakangan dinamakan Sakola Kautamaan Istri (1910) yang berdiri di berbagai tempat di Bandung dan luar Bandung. Rohana Kudus (1884-1972) melakukan hal yang sama di kampung halamannya. Selain mendirikan Sekolah Kerajinan Amal Setia (1911) dan Rohana School (1916), Rohana Kudus bahkan menjadi jurnalis sejak di Koto Gadang sampai saat ia mengungsi ke Medan. Ia tercatat sebagai jurnalis wanita pertama di negeri ini.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Kalau Kartini hanya menyampaikan ide-idenya dalam surat, mereka sudah lebih jauh melangkah: mewujudkan ide-ide dalam tindakan nyata. Jika Kartini dikenalkan oleh Abendanon yang berinisiatif menerbitkan surat-suratnya, Rohana menyebarkan idenya secara langsung melalui koran-koran yang ia terbitkan sendiri sejak dari Sunting Melayu (Koto Gadang, 1912), Wanita Bergerak (Padang), Radio (padang), hingga Cahaya Sumatera (Medan).</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Bahkan kalau melirik kisah-kisah Cut Nyak Dien, Tengku Fakinah, Cut Mutia, Pecut Baren, Pocut Meurah Intan, dan Cutpo Fatimah dari Aceh, klaim-klaim keterbelakangan kaum wanita di negeri pada masa Kartini hidup ini harus segera digugurkan. Mereka adalah wanita-wanita hebat yang turut berjuang mempertahankan kemerdekaan Aceh dari serangan Belanda. Tengku Fakinah, selain ikut berperang juga adalah seorang ulama-wanita. Di Aceh, kisah wanita ikut berperang atau menjadi pemimpin pasukan perang bukan sesuatu yang aneh. Bahkan jauh-jauh hari sebelum era Cut Nyak Dien dan sebelum Belanda datang ke Indonesia, Kerajaan Aceh sudah memiliki Panglima Angkatan Laut wanita pertama, yakni Malahayati.</span></strong></span><strong><span style="font-family:&quot;"><br />
<span class="fullpost">Jadi, ada baiknya bangsa Indonesia bisa berpikir lebih jernih: Mengapa Kartini? Mengapa bukan Rohana Kudus? Mengapa bukan Cut Nyak Dien? Mengapa Abendanon memilih Kartini? Dan mengapa kemudian bangsa Indonesia juga mengikuti kebijakan itu? Cut Nyak Dien tidak pernah mau tunduk kepada Belanda. Ia tidak pernah menyerah dan berhenti menentang penjajahan Belanda atas negeri ini. </span><span class="fullpost">Meskipun aktif berkiprah di tengah masyarakat, Rohana Kudus juga memiliki visi keislaman yang tegas. “Perputaran zaman tidak akan pernah membuat wanita menyamai laki-laki. Wanita tetaplah wanita dengan segala kemampuan dan kewajibannya. Yang harus berubah adalah wanita harus mendapat pendidikan dan perlakukan yang lebih baik. Wanita harus sehat jasmani dan rohani, berakhlak dan berbudi pekerti luhur, taat beribadah yang kesemuanya hanya akan terpenuhi dengan mempunyai ilmu pengetahuan,” begitu kata Rohana Kudus.</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Seperti diungkapkan oleh Prof. Harsja W. Bachtiar dan Tiar Anwar Bahtiar, penokohan Kartini tidak terlepas dari peran Belanda. Harsja W. Bachtiar bahkan menyinggung nama Snouck Hurgronje dalam rangkaian penokohan Kartini oleh Abendanon. Padahal, Snouck adalah seorang orientalis Belanda yang memiliki kebijakan sistematis untuk meminggirkan Islam dari bumi Nusantara. Pakar sejarah Melayu, Prof. Naquib al-Attas sudah lama mengingatkan adanya upaya yang sistematis dari orientalis Belanda untuk memperkecil peran Islam dalam sejarah Kepulauan Nusantara.</span></strong></span><strong><span style="font-family:&quot;"> <span class="fullpost">Dalam bukunya, Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu ((Bandung: Mizan, 1990, cet. Ke-4), Prof. Naquib al-Attas menulis tentang masalah ini:</span><br />
<span class="fullpost">“Kecenderungan ke arah memperkecil peranan Islam dalam sejarah Kepulauan ini, sudah nyata pula, misalnya dalam tulisan-tulisan Snouck Hurgronje pada akhir abad yang lalu. Kemudian hampir semua sarjana-sarjana yang menulis selepas Hurgronje telah terpengaruh kesan pemikirannya yang meluas dan mendalam di kalangan mereka, sehingga tidak mengherankan sekiranya pengaruh itu masih berlaku sampai dewasa ini.” </span>A<span class="fullpost">pa hubungan Kartini dengan Snouck Hurgronje? Dalam sejumlah suratnya kepada Ny. Abendanon, Kartini memang beberapa kali menyebut nama Snouck. Tampaknya, Kartini memandang orientalis-kolonialis Balanda itu sebagai orang hebat yang sangat pakar dalam soal Islam. Dalam suratnya kepada Ny. Abendanon tertanggal 18 Februari 1902, Kartini menulis:</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">”Salam, Bidadariku yang manis dan baik!&#8230; Masih ada lagi suatu permintaan penting yang hendak saya ajukan kepada Nyonya. Apabila Nyonya bertemu dengan teman Nyonya Dr. Snouck Hurgronje, sudikah Nyonya bertanya kepada beliau tentang hal berikut: ”Apakah dalam agama Islam juga ada hukum akil balig seperti yang terdapat dalam undang-undang bangsa Barat?” Ataukah sebaiknya saya memberanikan diri langsung bertanya kepada beliau? Saya ingin sekali mengetahui sesuatu tentang hak dan kewajiban perempuan Islam serta anak perempuannya.” (Lihat, buku Kartini: Surat-surat kepada Ny. R.M. Abendanon-Mandri dan Suaminya, (penerjemah: Sulastin Sutrisno), (Jakarta: Penerbit Djambatan, 2000), hal. 234-235).</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Melalui bukunya, Snouck Hurgronje en Islam (Diindonesiakan oleh Girimukti Pusaka, dengan judul Snouck Hurgronje dan Islam, tahun 1989), P.SJ. Van Koningsveld memaparkan sosok dan kiprah Snouck Hurgronje dalam upaya membantu penjajah Belanda untuk ’menaklukkan Islam’. Mengikuti jejak orientalis Yahudi, Ignaz Goldziher, yang menjadi murid para Syaikh al-Azhar Kairo, Snouck sampai merasa perlu untuk menyatakan diri sebagai seorang muslim (1885) dan mengganti nama menjadi Abdul Ghaffar. Dengan itu dia bisa diterima menjadi murid para ulama Mekkah. Posisi dan pengalaman ini nantinya memudahkan langkah Snouck dalam menembus daerah-daerah Muslim di berbagai wilayah di Indonesia.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Menurut Van Koningsveld, pemerintah kolonial mengerti benar sepak terjang Snouck dalam ’penyamarannya’ sebagai Muslim. Snouck dianggap oleh banyak kaum Muslim di Nusantara ini sebagai ’ulama’. Bahkan ada yang menyebutnya sebagai ”Mufti Hindia Belanda’. Juga ada yang memanggilnya ”Syaikhul Islam Jawa”. Padahal, Snouck sendiri menulis tentang Islam: ”Sesungguhnya agama ini meskipun cocok untuk membiasakan ketertiban kepada orang-orang biadab, tetapi tidak dapat berdamai dengan peradaban modern, kecuali dengan suatu perubahan radikal, namun tidak sesuatu pun memberi kita hak untuk mengharapkannya.” (hal. 116).</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Snouck Hurgronje (lahir: 1857) adalah adviseur pada Kantoor voor Inlandsche zaken pada periode 1899-1906. Kantor inilah yang bertugas memberikan nasehat kepada pemerintah kolonial dalam masalah pribumi. Dalam bukunya, Politik Islam Hindia Belanda, (Jakarta: LP3ES, 1985), Dr. Aqib Suminto mengupas panjang lebar pemikiran dan nasehat-nasehat Snouck Hurgronje kepada pemerintah kolonial Belanda. Salah satu strateginya, adalah melakukan ‘pembaratan’ kaum elite pribumi melalui dunia pendidikan, sehingga mereka jauh dari Islam. Menurut Snouck, lapisan pribumi yang berkebudayaan lebih tinggi relatif jauh dari pengaruh Islam. Sedangkan pengaruh Barat yang mereka miliki akan mempermudah mempertemukannya dengan pemerintahan Eropa. Snouck optimis, rakyat banyak akan mengikuti jejak pemimpin tradisional mereka. Menurutnya, Islam Indonesia akan mengalami kekalahan akhir melalui asosiasi pemeluk agama ini ke dalam kebudayaan Belanda. Dalam perlombaan bersaing melawan Islam bisa dipastikan bahwa asosiasi kebudayaan yang ditopang oleh pendidikan Barat akan keluar sebagai pemenangnya. Apalagi, jika didukung oleh kristenisasi dan pemanfaatan adat. (hal. 43).</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span class="fullpost"><strong><span style="font-family:&quot;">Aqib Suminto mengupas beberapa strategi Snouck Hurgronje dalam menaklukkan Islam di Indonesia: “Terhadap daerah yang Islamnya kuat semacam Aceh misalnya, Snouck Hurgronje tidak merestui dilancarkan kristenisasi. Untuk menghadapi Islam ia cenderung memilih jalan halus, yaitu dengan menyalurkan semangat mereka kearah yang menjauhi agamanya (Islam) melalui asosiasi kebudayaan.” (hal. 24).</span></strong></span><strong><span style="font-family:&quot;"><br />
<span class="fullpost">Itulah strategi dan taktik penjajah untuk menaklukkan Islam. Kita melihat, strategi dan taktik itu pula yang sekarang masih banyak digunakan untuk ‘menaklukkan’ Islam. Bahkan, jika kita cermati, strategi itu kini semakin canggih dilakukan. Kader-kader Snouck dari kalangan ‘pribumi Muslim’ sudah berjubel. Biasanya, berawal dari perasaan ‘minder’ sebagai Muslim dan silau dengan peradaban Barat, banyak ‘anak didik Snouck’ – langsung atau pun tidak – yang sibuk menyeret Islam ke bawah orbit peradaban Barat. Tentu, sangat ironis, jika ada yang tidak sadar, bahwa yang mereka lakukan adalah merusak Islam, dan pada saat yang sama tetap merasa telah berbuat kebaikan.  <a href="http://www.infogue.com/viewstory/2009/04/23/mengapa_harus_kartini_emang_nggak_ada_yang_lain_/?url=http://roni336.blogspot.com/2009/04/mitos-kartini-dan-rekayasa-sejarah.html"> </a></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><strong><span style="font-family:&quot;"><span class="fullpost"><a href="http://www.infogue.com/viewstory/2009/04/23/mengapa_harus_kartini_emang_nggak_ada_yang_lain_/?url=http://roni336.blogspot.com/2009/04/mitos-kartini-dan-rekayasa-sejarah.html">Sumber</a><br />
</span></span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fauziamri.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fauziamri.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fauziamri.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fauziamri.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/fauziamri.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/fauziamri.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/fauziamri.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/fauziamri.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fauziamri.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fauziamri.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fauziamri.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fauziamri.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fauziamri.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fauziamri.wordpress.com/187/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fauziamri.wordpress.com&amp;blog=4274860&amp;post=187&amp;subd=fauziamri&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauziamri.wordpress.com/2009/04/26/mengapa-harus-kartini-menguak-fakta-di-balik-hari-kartini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d88c2b8f9724ca5a34a36587a3ff0df5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fauzi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
