Arah koalisi partai-partai menjelang pemilihan presiden baru semakin menemukan titik terang. Yang jelas untuk saat ini sudah ada beberapa nama yang mendaulat dirinya untuk maju dalam “pertarungan” menuju kursi orang nomor 1 di negeri ini. Menurut telusuran www.fauziamri.wordpress.com ada beberapa nama yang akan muncul sebagai capres, yaitu :
1. Jusuf kalla – Wiranto
2. Mega/Puan – Prabowo Subiyanto
3. SBY – ???
Dari tiga nama prediksi di atas, yang masih belum jelas menemukan pendamping sampai sekarang adalah SBY, walaupun sebenarnya dua nama lainnya juga belum pasti, tapi dari komunikasi politik yang dilakukan menemukan indikasi koalisi yang begitu kuat.
Nah, untuk penentuan partai mana yang akan mendampingi SBY yang notabene dicalonkan oleh Demokrat untuk pilpres esok masih belum jelas sebab begitu banyaknya partai yang tertarik untuk “meminang” Demokrat mengingat perolehan suara mereka yang begitu besar ketika pemilu kemarin. Ada PAN, PPP, PKB dan juga PKS yang merupakan partai urutan keempat pemilu kemarin.
Ada sebuah rumusan menarik untuk menentukan partai mana yang akan mendampingi SBY dan Demokrat dalam pilpres nanti. Analogi rumusnya sebagai berikut : sebelumnya Demokrat (SBY-red) berpasangan dengan Jusuf Kalla. Lalu berdasarkan hasil Rapimnassus, Golkar sepakat mencalonkan kadernya dalam hal ini JK sebagai capres. Jadi Golkar secara otomatis memisahkan diri dari koalisi yang telah mereka bangun sejak 2004 kemarin. Pada pemilu 2009 ini, Demokrat memiliki nomor urut partai 31 dan Golkar memiliki nomor urut 23. Jika keluarnya Golkar dari koalisi sebelumnya sama dengan pengurangan, maka yang menjadi pendamping SBY dapat ditentukan dengan perhitungan berikut :
31 – 23 = 8
Nah, jadi yang mendampingi Demokrat & SBY pada pilpres nanti adalah partai dengan nomor urut 8. Partai itu adalah PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Cukup masuk akal bukan

Mei 12, 2009 at 6:15 am
bathoooo, bujang. yang mendampingi sby tetaplah istrinya….. bukan yang lain.