
Merebaknya virus flu babi di negara-negara barat,seperti Amerika, Meksiko dan negara-negara tetangganya telah membuat mereka kocar-kacir. Mengapa tidak, baru dalam hitungan hari saja flu ini menyebar, sudah banyak korban yang berjatuhan. Ketakutan ini juga cukup beralasan, sebab sejak dari dahulu barat memang selalui takut terhadap yang namanya serangan senjata biologis, bukan serangan senjata organic (senjata-senjata mesin). Ada virus Anthrax yang merebak ketika Amerika menyerang Afghanistan untuk melumpuhkan Thaliban. Bahkan virus ini lebih ditakuti Amerika ketimbang pasukan Mujahidin Afghanistan sendiri. Kemudian mucul virus H5N1 atau yang lebih dikenal dengan virus flu burung. Virus ini merebak hebat di Asia sehingga kondisi ini membuat Amerika mengeluarkan aturan yang begitu ketatnya bagi orang Asia yang akan datang ke Amerika. Sekarang muncul virus flu babi yang berawal dari Meksiko dan akhirnya merebak ke negara-negara Amerika lainnya. Walaupun menurut Departemen Kesehatan virus flu babi ini tidak seganas dan separah virus flu burung, namun tingkat ketakutan Amerika begitu kuat terhadap virus ini. Bahkan disinyalir virus ini akan menjadi endemic di Amerika. Bagi negara-negara yang belum terjangkiti virus ini, terutama wilayah Asia, termasuk Indonesia akankah melakukan sikap sama seperti Amerika ketika Asia terjangkiti virus H5N1, melakukan aturan ketat bagi warga Amerika yang notabene sekarang menjadi penyebar virus flu babi untuk masuk ke wilayahnya (Asia, termasuk Indonesia) dan menghalangi penyebaran virus ini di wilayah Indonesia ? Kita lihat saja nanti.